Langsung ke konten

Network Maintenance

Preventive Maintenance vs Corrective Maintenance pada Jaringan

Memahami perbedaan preventive maintenance dan corrective maintenance pada jaringan telekomunikasi, serta kapan masing-masing dibutuhkan.

Oleh Tim Ranova Nusantara Global 12 Juli 2026 3 menit baca

Menjaga keandalan jaringan membutuhkan strategi pemeliharaan yang tepat. Dua pendekatan yang saling melengkapi adalah preventive maintenance dan corrective maintenance. Memahami perbedaannya membantu memilih pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan.

Preventive maintenance

Preventive maintenance dilakukan secara terjadwal untuk mencegah gangguan sebelum terjadi. Kegiatannya meliputi inspeksi rutin, pengukuran, dan penyesuaian sebelum masalah berkembang.

Manfaatnya:

  • Mengurangi risiko gangguan mendadak.
  • Membantu menjaga performa tetap konsisten.
  • Memudahkan perencanaan karena terjadwal.

Corrective maintenance

Corrective maintenance dilakukan untuk memperbaiki gangguan yang sudah terjadi. Fokusnya adalah memulihkan layanan secepat dan seaman mungkin, lalu mendokumentasikan penyebab agar dapat dicegah di masa depan.

Kapan masing-masing dibutuhkan

Keduanya penting. Preventive menekan kemungkinan gangguan, sedangkan corrective memastikan pemulihan yang cepat ketika gangguan tetap terjadi. Kombinasi keduanya, disertai dokumentasi yang baik, menghasilkan jaringan yang lebih andal.

Kesimpulan

Strategi pemeliharaan yang seimbang antara preventive dan corrective menjaga uptime sekaligus mengendalikan biaya. Untuk mendiskusikan kebutuhan pemeliharaan jaringan Anda, hubungi tim kami.

Insight lainnya

Siap membangun konektivitas yang lebih kuat?

Diskusikan kebutuhan infrastruktur jaringan Anda dengan tim Ranova.

WhatsApp Konsultasi